Kerangka Novel

 Kerangka Novel

Nama: Dinah Umaimah Radani

Kelas: XII-MIPA 10

No. Absen: 04

KERANGKA NOVEL

1.      Menentukan tema

     Tema merupakan suatu gagasan pokok atau ide pikiran tentang suatu hal, salah satunya dalam membuat suatu tulisan. Pada setiap tulisan pastilah mempunyai sebuah tema, karena dalam sebuah penulisan dianjurkan harus memikirkan tema apa yang akan dibuat.

 

Untuk tema yang akan saya gunakan pada kerangka novel ini yaitu dark romance dan magis

 

2.      Menentukan Judul

     Judul adalah nama yang dipakai untuk buku, bab dalam buku, kepala berita, dan lain-lain, identitas atau cermin dari jiwa seluruh karya tulis, bersifat menjelaskan diri dan yang menarik perhatian dan adakalanya menentukan wilayah (lokasi). Dalam artikel judul sering disebut juga kepala tulisan.

 

Judul pada kerangka novel yang akan saya baut disini, yaitu Senja dan Stasiun

 

3.      Menentukan tokoh dan perwatakan

     Penokohan dan perwatakan adalah pelukisan mengenai tokoh cerita, baik keadaan lahirnya maupun batinnya yang dapat berubah, pandangan hidupnya, sikapnya, keyakinannya, adat istiadatnya, dan sebagainya. Menurut Jones dalam Nurgiyantoro (1995:165) penokohan adalah pelukisan gambaran yang jelas tentang seseorang yang ditampilkan dalam sebuah cerita.

Tokoh protagonist

-          Senjani Sukma Amanda

-          Arya Sena Nugraha

Tokoh antagonist

-          Rona Ayu Janari

Tokoh tritagonist

-          Uramesa

 

4.      Menentukan alur

     Alur adalah pola pengembangan cerita yang terbentuk oleh hubungan sebab akibat dan disusun secara kronologis. Peranan alur sangat penting karena alur adalah struktur rangkaian peristiwa yang menggerakkan jalan cerita.

 

Untuk alur yang digunakan pada rangkaian kerangka novel, yaitu sebagai berikut:

-          Alur maju, dimana diperlihatkan bahwa Senjani yaitu seorang karakter utama menaiki kereta di stasiun untuk menuju suatu tempat.

-          Alur campuran, dimana para karakter akan mengalami kejadian yang berhubungan dengan magis. Dimana mereka mengalami kembali ke masa lalu dan begitu pula sebaliknya.

 

5.      Menentukan alur atau setting

     latar adalah gambaran dari peristiwa-peristiwa yang muncul atau terjadi dalam cerita. Unsur intrinsik yang satu ini memiliki peran yang sangat vital dalam membangun cerita.

 

Latar yang akan digunakan pada kerangka novel, yaitu sebagai berikut:

-          Latar tempat

Di awal dari perginya Senjani ke stasiun kereta, hingga kembalinya ke masa lalu di sebuah desa.

-          Latar waktu

Di pagi hari pada saat berangkatnya senjani, bertemunya senjani dengan seseorang pada sore hari.

-          Latar sosial

Latar sosial yang digunakan pada kerangka novel ini terdiri dari lingkungan masyarakat dan adat istiadat yang modern pada umumnya, hingga bertemunya Senjani dengan seseorang yang sedikit berbeda dari manusia modern pada umumnya.

 

6.      Menentukan amanat

Pertemuannya antara senjani dengan seseorang yang misterius tersebut memberikan pesan dimana hidup tidak akan selalu tentang orang lain, dimana terkadang tujuan dan perjalanan dari hal yang diingingkan berdasar dari diri sendiri. Bukan orang lain. Pada perjalanan tersebut kita seharusnya bisa menjalankannya dengan rasa senang, santai, dan tidak dibawa beban ekspetasi dari orang sekitar kita. Karena perjalanan tersebut yaitu milik kita.

 

Selain itu, dimana ada sebuah pertemuan maka juga ada perpisahan. Maupun itu merupakan pertemuan yang suram, pertemuan yang menyenangkan, maupun yang campuran antara keduanya. Oleh karena itu, berikan yang terbaik untuk menciptakan kenangan-kenangan memori tersebut yang bisa dilihat suatu saat nanti

 

7.      Membuat ringkasan gambaran novel

      Tujuan Senjani hanya satu yaitu belajar yang rajin, nilai yang selalu naik lalu lulus dan mendapatkan PTN serta mendapatkan beasiswa. Dia selalu memprioritaskan pendidikannya selama itu tidak menambah beban hutang ibunya kepada Ayu yang telah memberikan ekspetasi kepada Senjani, yaitu anak satu-satunya.

 

            Hingga suatu hari ketika ia menaiki kereta dari Stasiun Yogyakarta menuju Bandung untuk kegiatan perlombaan ia bertemu dengan Arya. Arya yang merupakan orang yang merelakan mimpinya namun terlihat tidak memiliki masalah dan beban karena memilih menyimpan masalahnya sendirian. Namun tanpa diketahui, ada sesuatu dari Arya yang tidak diketahui siapa-siapa. Tanpa sengaja, Senjani telah tertarik oleh alur yang diciptakan Arya.

 

     Senjani, hari itu menemukan kado dari tuhan. Berupa sebuah pertualangan dan pelajaran hidup yang tidak pernah ia temui sebelumnya. Dimana hal tersebut memberikan banyak pelajaran yang tidak ia akan lupakan. Apapun latar waktu yang terlihat seperti imajinasi tersebut.

 


Komentar